Langsung ke konten utama

Pekerjaan Hati



 Durasi : 1 menit



Sumber : drjuanda.com

Cukuplah semua itu bermuara di hati yang terdalam
Tak perlu kau umbar seperti halnya hitam yang kelam
Kau menginginkan siang, tapi kau dapati malam
Begitulah dunia yang dipenuhi hukum alam

Jika memang kau sanggup mewujudkan
Kejarlah ia dalam setiap sujud penghambaan
Mengadu pada Allah tanpa keraguan
Hingga hatimu diliputi ketentraman

Betapa berat amanah pekerjaan ini
Yang membuatku tak berdaya dalam menjalani
Dengan banyaknya rintangan yang menghalangi
Tapi tak membuatku pantang untuk terus pergi

Karena itulah alasan Allah yang ada
Menjadikan diri ini sebagai sebuah tanda
Atas keagungan dan kemuliaan-Nya
Menjadikan hati ini tuk terus memuja-Nya

Indah rasanya jika rasa ini bisa dirasakan olehmu
Karena bayangan itu kan menjadi nyata bukan lagi semu
Hati ini akan terus bersemangat dalam ketaatan
Sampai batas akhir dari masa penghambaan

2 Februari 2015
Menanti dalam rindu atas janji-Mu

Postingan populer dari blog ini

Kajian Ukhuwah

Ustadz Nuri Program Lokal  Kamis/ 5 Juli 2012/ 05.00 WIB
Hati merupakan suatu cerminan dari diri seseorang. Ketika hatinya baik maka seluruh tubuhnya pun akan menjadi baik pula. Sebaliknya, ketika hati itu buruk maka semua sikap yang ia tampakan akan menyesuaikan dengan hatinya. Oleh karenanya segumpal daging yang ada di dalam tubuh kita itu harus dijaga kesuciaannya. Hati menjadi sesuatu yang menentukan dari apa yang kita kerjakan. Sebagaimana yang Allah firmankan :
Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.(QS. Al-Baqarah :158)

Biografi M. Natsir

Durasi : 3 Menit

M. Natsir merupakan salah satu pahlawan Nasional, mantan Perdana Menteri RI di era demokrasi Liberal periode 1950-1951. Pada kesempatan kali ini akan dibahas dengan holistik bagaimana M. Natsir itu. Pria kelahiranKota Solok, 17 Juli 1908 itu adalah salah satu tokoh pergerakan nasional yang dilahirkan di tanah minang. Tanah yang telah melahirkan tidak sedikitnya tokoh-tokoh Nasional dan berpengaruh itu. Sebut saja Tan Malaka, Sutan Syahrir, dan M.Hatta yang merupakan kelahiran dari Tanah Minang tersebut.