Langsung ke konten utama

Menjadi Aktivis Dakwah

Menjadi Aktivis Dakwah adalah memperbaiki diri
Agar tak jadi pencibir, tapi penyabar
Agar tak jadi pencela, tapi penyapa

Menjadi Aktivis Dakwah adalah memperbaiki diri
Agar tak jadi penggunjing, tapi pendamping
Agar tak menambah putus asa, tapi membawa cahaya

Menjadi Aktivis Dakwah adalah memperbaiki diri
Agar prasangka tak mengalahkan akhlaq
Agar rasa benci tak mengalahkan sikap adil

Menjadi Aktivis Dakwah adalah memperbaiki diri
Agar berkebenaran tanpa merasa paling benar
Agar berilmu tanpa merasa paling tahu

Menjadi Aktivis Dakwah adalah memperbaiki diri
Agar lebih mudah dinasihati
Sebab telinga sendiri jauh lebih dekat
Daripada milik sesama yang bercakap

Menjadi Aktivis Dakwah adalah memperbaiki diri
Agar lebih semangat untuk berprestasi
Bukan mencari popularitas ataupun pujian
Tapi berbagi untuk saling menginspirasi

(Dikutip dari salah satu saripati buku "Lapis-lapis keberkahan" karya Ust. Salim A. Fillah)

4 Februari 2015
Antara takut dan bahagia

Postingan populer dari blog ini

Kajian Ukhuwah

Ustadz Nuri Program Lokal  Kamis/ 5 Juli 2012/ 05.00 WIB
Hati merupakan suatu cerminan dari diri seseorang. Ketika hatinya baik maka seluruh tubuhnya pun akan menjadi baik pula. Sebaliknya, ketika hati itu buruk maka semua sikap yang ia tampakan akan menyesuaikan dengan hatinya. Oleh karenanya segumpal daging yang ada di dalam tubuh kita itu harus dijaga kesuciaannya. Hati menjadi sesuatu yang menentukan dari apa yang kita kerjakan. Sebagaimana yang Allah firmankan :
Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.(QS. Al-Baqarah :158)

Biografi M. Natsir

Durasi : 3 Menit

M. Natsir merupakan salah satu pahlawan Nasional, mantan Perdana Menteri RI di era demokrasi Liberal periode 1950-1951. Pada kesempatan kali ini akan dibahas dengan holistik bagaimana M. Natsir itu. Pria kelahiranKota Solok, 17 Juli 1908 itu adalah salah satu tokoh pergerakan nasional yang dilahirkan di tanah minang. Tanah yang telah melahirkan tidak sedikitnya tokoh-tokoh Nasional dan berpengaruh itu. Sebut saja Tan Malaka, Sutan Syahrir, dan M.Hatta yang merupakan kelahiran dari Tanah Minang tersebut.