Langsung ke konten utama

Kisah Misterius dari Menguap

Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh... ^^
Bismillahirrahmanirrahiim..

Saudara/iku yang selalu dalam kasih sayang Allah Tuhan Semesta Alam beserta isinya.

Siapa yang lupa atau belum tau dengan namanya tidur? pasti kenal semua kan?! siapa yang tidak kenal tanpa di ajari dari kecil pun kita sudah bisa tidur. coba ingat2 kembali siapa yang sudah mengajari kita cara untuk tidur?
adakah? Dari kecil kita tidak diajari untuk tidur oleh orangtua kita tapi itu datang langsung dari naluri manusia yang Allah anugerahkan kepada kita.Pernahkah kita merasa ngantuk? pasti tentunya ! hal ini menjadi naluriah manusia yang tidak dapat dipisahkan lagi dari hidupnya.
Pernahkah kita menguap dikala mengantuk? 100% pasti pernah merasakan hal ini juga karena ini seperti sunatullah yang di ilhamkan kepada manusia.
dari menguap turun ngantuk kemudian tidur deh. ^^
ini menjadi sebuah renungan buat saudara/iku akan hidupku yang sering mengalaminya. yang sebenarnya ini adalah curahan hati saya kalo dulu saya sering menguap, mengantuk dan tertidur pada saat belajar. uppzzzz. n.n *tidak untuk di tiru*. sebenarnya bukan tidur pas belajar tapi lagi mengaktifkan kondisi alfa/alam bawah sadar pada saat belajar biar cepet nyerap ilmunya. ^^ *ngeles*

Nah yang ingin saya permasalahkan kali ini yaitu masalah menguap. ^^
*buat apa dipermasalahin lagi ya. -.-' nyari2 masalah*
manusiakan makhluk berakal jadi serba ingin tau. berarti kalo ga ingin tau tandanya ga berakal ya? hmmm jawab aja sendiri saudara/iku. :)
kembali kejalan yang benar.
Nah tau ga saudara/iku... Ada Manfaatnya juga ternyata. apa manfaatnya? 
Menurut penelitian, menguap itu sangat penting bagi kesehatan. Yaitu berfungsi untuk meningkatkan asupan oksigen ke dalam otak melalui paru-paru.
Fungsi menguap sama dengan peregangan otot sebelum olahraga yaitu memperlancar aliran darah dan detak jantung.

Para peneliti juga menemukan bahwa sebelum melakukan hal yang besar, seseorang cenderung menguap. Contohnya seorang atlet yang menguap sebelum bertanding, pilot juga suka menguap sebelum terbang, dan bahkan pelajar yang menguap sebelum mengerjakan soal ujian. Manusia jangan sombong dulu, karena hewan pun menguap saudara/iku. iya benar Bukan hanya manusia saja yang menguap, binatang juga suka membuka mulutnya lebar-lebar dan menguap. Biasanya binatang akan menguap sebelum makan atau ketikan akan berkelahi.

Dan ini lebih misteriusnya lagi saudara/iku.
penyakit menular ini patut diwaspadai karena sulit untuk di cegah bahkan menyerang tidak mengenal usia. ^^

Menurut penelitian Guru Besar Psikologi Universitas Dexter, Philadelphia, Amerika Serikat (AS), Steven Platek, mengatakan bahwa menguap menular karena adanya efek empatik. Menguap juga akan lebih cepat menular pada orang-orang yang kita kenal dekat. Seperti, ayah, ibu, kakak atau adik kita. Jadi, ketika kita
menguap saat berada di dekat mereka dan ada juga orang lain di sekeliling kita, maka orang yang cukup dekat dengan kita lah yang akan cepat tertular untuk menguap. Nah, kalo gitu berarti kalo kita pengen tau siapa yang kenal dekat ma kita caranya gampang, cukup saudara/iku menguap saja kemudian lihat siapa saja yang ikut berpartisipasi dalam menguap ria tersebut. gampangkan??? selamat mencoba. ^^ 
yang sudah mencoba silahkan di comment. ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Andai Engineer menjadi Ketua KPK

kezaliman pun seiring bertambahnya waktu semakin memuncak. Itulah korupsi yang sudah meradang akut di Negeri ini. Akan tetapi, saya memiliki kepercayaan bahwa selagi dunia masih berputar, masih ada peluang saya untuk merubahnya. Bukan pengharapan dari manusia berupa materiil dan ucapan terima kasih, tapi hanya ridho Allah saja yang menjadi tujuan perjalanan akhir.  Seperti pantulan bola tenis, adakalanya ia memuncak dan menurun. Begitu pula dengan korupsi yang   akan mengalami pasang surut dari masa ke masa. Korupsi akan merosot menurun hingga titik nolnya. Indonesia yang bersih dari korupsi itu akan terwujud ketika saya menjadi   Ketua KPK, seorang calon sarjana Teknik yang cerdas, amanah, dan kreatif. Memberikan pencerdasan kepada seluruh elemen masyarakat, menjadi salah satu upaya untuk menghalau korupsi. Dari sana, peran dari KPK untuk memonitor penyelenggaraan pemerintah negara bisa lebih kuat. Karena kepedulian akan korupsi bisa   meningkat. Semu...

Go Fighting !!!

Saatnya berjuang kembali meniti perubahan berlari sampai ujung dunia aku akan menuju tempat dimana aku menuntut ilmu mencari kebesaran Allah yang Maha Besar Menemukan Keagungan-Nya Dalam setiap denyut nadi dan hembusan nafas That's All will be Impossible If I'm still here Just look and sit Memang bahagia akan tercapai tergantung pemikiran kita Banyak yang menginginkannya tak jarang juga orang yang terjatuh olehnya hingga ia frustasi Apakah aku akan seperti itu? Sesungguhnya ketenangan itu datang Saat kita mengingat Zat Yang Menciptakan Langit dan Bumi Kawan, hari ini merupakan dimana aku menemukan kembali sebuah kebahagiaan. Menemukan caraku untuk menjalani hidup. Bukan seperti hidupnya ayam, mencari makan dan dimakan. Tapi, hidup ini tak lain akan menjadi sebuah torehan tinta emas dalam peradabannya. Aku sudah terlena akan melihat masa depan. Sehingga, hari ini pun hampir aku tinggalkan. seperti layaknya orang yang melamun seharian saja. Disaat Shalatku akhi...

I Miss You, An Apple Tree...

Halo sahabat mujahid ilmu… Begitu senang rasanya kembali melankolis untuk sedikit berbagi. Entah hawa apa yang telah mendorong keinginanku untuk menuliskan ini. Yang jelas, ledakan ini sebanding dengan kerinduanku pada kedua orangtuaku nan jauh di sana -Semoga Allah melindungi dan menjagamu mamah dan bapak- Aamiin. Mungkin ini tulisan yang sangat melankolis buatku. Hanya malam yang tahu betapa rindunya diri ini untuk memeluk mereka erat, meluapkan kerinduan yang selalu menyesakan dada. Wah, gara-gara pohon apel nih yang uda buat saya nulis begini. Tapi tidak apa-apa, memang itu yang membuatku semakin rindu tak tertahankan kepada kedua orangtuaku. Di malam inilah, Sabtu, 16 Februari 2013 pukul 23.23 aku luruskan badanku menyandarkan tulang belakangku untuk melamun. Tak sadar, akhirnya aku pun terbawa ke dalam kisah pohon apel dan anak lelaki.