Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Boroknya Regulasi, Deritanya Lingkungan

Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada Rabu (26/12), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan jumpa pers terkait kinerja sektor ESDM tahun 2012. Dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM, yang memaparkan bahwa s ektor ESDM masih menjadi penggerak utama roda perekonomian nasional. Baik sebagai sumber penerimaan negara, pembangunan daerah, investasi, subsidi, energi dan bahan baku domestik, serta efek berantai termasuk menciptakan lapangan kerja, yang secara tidak langsung akan memperbaiki HDI ( Human Development Index ) Potret Pertambangan di Indonesia

Save Bonus Demografi!

S edikit keluar dari keseharian seorang mahasiswa teknik, perlu adanya perenungan terhadap fenomena hangat zaman ini. Sebuah anugerah atau mungkin musibah yang akan diterima bangsa ini. Sebuah kado dari Tuhan yang entah siapa yang memintanya. Bahkan, tidak ada yang pernah menyadari akan kemurahan yang diberikan-Nya itu kepada Bangsa Indonesia. Setiap masalah yang melanda negeri ini, membuat banyak pikiran terdistribusi untuk ikut menyelesaikan. Baik masalah yang bersifat klasik, hingga permasalahan yang 'dibuat-buat' manusia. Seperti halnya bencana alam yang memporak-porandakan tanah air, bentrok yang memecah belah persatuan bangsa, dan korupsi yang menjamur di mana-mana. Akan tetapi, hal seperti itu perlu disikapi dari sudut pandang yang berbeda. Menyelesaikan masalah dengan melakukan berbagai cara yang bersifat preventif. Dalam hal ini selalu berpikir visioner dalam bertindak. Bonus demografi adalah adalah istilah kependudukan untuk menggambarkan tersedianya...

Ramadhan, Latih Kebersamaan di Kampus

Bulan suci Ramadhan, identik dengan keberkahan dalam hari-harinya. Hingga banyak diantara mereka yang faham tentang keutamaan bulan penuh ampunan ini untuk berlomba-lomba dalam berbagi kebaikan terhadap sesama. Di kampus saya pun kondisinya tidak jauh seperti itu. Ada sekelompok orang yang rela untuk membersihkan tempat minum yang terbuat dari plastik, membeli beberapa kotak kurma, dan memesankan nasi dengan datang ke warung-warung hanya untuk memberikan sajian buka puasa bersama di masjid kampus. Fenomena ini menjadi hal biasa bagi kami, toh banyak pula di masjid-masjid lainnya yang melakukan hal yang sama.  Yang menjadi pembedanya adalah ketika sebuah pelayanan itu disuguhkan dengan penuh cinta. Bukan hanya sekadar memberi makan kepada yang berpuasa saja, akan tetapi rasa cinta itulah yang terpupuk disetiap bungkus nasi. Ketika kita datang, mengambil minuman, lalu duduk, orang-orang itulah yang berkunjung ke setiap kumpulan orang sekitar lima orang untuk memberikan bebe...

Rintihan Ibu Pertiwi dalam “Penjajahan” era Modern

Tinggal menghitung hari, waktu akan merekonstruksi kembali sejarah pada 67 tahun silam. Perjuangan dan pergerakan akbar dalam mendeklarasikan kata pembebasan. Hidup dibawah jajahan keji atau hidup dalam kerukunan dan kedamaian. Kemerdekaan yang menjadi cita-cita bangsa saat itu, saat ini sudah tidak begitu segempar dahulu. Coba lihat, apa yang membedakan tahun-tahun kemerdekaan ini dengan sebelumnya? Tidak ada. Yang ada hanyalah suatu kenistaan yang berbalut dengan kotornya pemilik kekuasaan. Melimpahnya orang kelaparan, meningkatnya kemiskinan bangsa ini. Apa itu yang dikatakan kemerdekaan? Apakah ini tujuan para Bapak Bangsa kita dalam mengusahakan kemerdekaan dari para penjajah yang biadab itu? Betapa besar penderitaan yang sudah dialami bangsa ini. Betapa kerasnya teriakan kesakitan atas ketidak adilan itu. Tapi, apa yang membedakan saat diucapkan kata “MERDEKA !!!” pertama kali dengan saat ini? 

Kebutuhan Yang Terasingkan

K esehatan adalah suatu nikmat yang harus di syukuri. Suatu pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa yang tidak ternilai harganya. Dalam 24 jam waktu kita (baca: Mahasiswa ITS), mungkin tidak ada waktu khusus untuk olahraga. Padahal, kegiatan yang satu ini mampu menjadi pintu gerbang kita menuju dunia kerja dan kunci aktivitas kita sehari-hari. Seberapa pentingkah kesehatan itu di mata kita.   Faktanya, karyawan yang sehat dan kuat selalu menjadi dambaan para pimpinan di dunia kerja. Seorang pemimpin pun dituntut untuk berfisik kuat agar mampu menjalankan amanahnya dengan baik. Dan salah satu cikal bakal penerus estafet kepemimpinan adalah para mahasiswa. Identitas itulah yang menjadikan mahasiswa bisa dikatakan harus berpikir kritis dan  berpola hidup mandiri. Harus mampu bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya. Dengan kata lain, kita memiliki tanggung jawab terhadap diri kita sendiri. Hakikatnya, kemandirian seorang mahasiswa yang dibu...

Masalah Angkutan Nasional, Ingatkah Kita?

T idak banyak orang yang peduli pada tanggal 24 April. Hari itu layaknya hari-hari biasa, tidak ada yang merayakannya. Pasalnya hanya orang-orang tertentu saja yang tahu bahwa 24 April merupakan Hari Angkutan Nasional.  Perlu disayangkan juga, informasi mengenai Hari Angkutan Nasional sendiri sangat sulit untuk didapatkan. Paling tidak, adanya pengetahuan mengenainya akan mampu membuat kita sejenak mengevaluasi seputar hari tersebut. Tentunya, akan lebih baik lagi bila pengetahuan yang diperdalam bisa lebih memaknai peranan transportasi umum bagi sebuah bangsa. Terlepas dari kapan Hari Angkutan Nasional itu diselenggarakan, lebih perlu lagi diperhatikan esensinya. Sebuah makna yang belum bisa dipecahkan oleh kita bersama menyangkut urgenitas sarana angkutan. Yaitu, penyediaan sarana transportasi massal yang nyaman dan aman bagi masyarakat. Padahal masalah tersebut merupakan hal yang vital di samping sarana infrastruktur pendukung lainnya demi mem...

Mentoring, Media Efektif Penerap Akhlak

Manusia merupakan salah satu pelaku mutlak kehidupan. Tokoh yang akan berperan banyak di muka Bumi ini. Semua yang ada di Bumi diamanahkan kepada manusia untuk dikelola. Seperti menjaga keutuhan dan kelestarian alam contohnya. Dengan kata lain manusia diciptakan untuk menjadi khalifah.