Langsung ke konten utama

Ramadhan, Latih Kebersamaan di Kampus


Bulan suci Ramadhan, identik dengan keberkahan dalam hari-harinya. Hingga banyak diantara mereka yang faham tentang keutamaan bulan penuh ampunan ini untuk berlomba-lomba dalam berbagi kebaikan terhadap sesama. Di kampus saya pun kondisinya tidak jauh seperti itu. Ada sekelompok orang yang rela untuk membersihkan tempat minum yang terbuat dari plastik, membeli beberapa kotak kurma, dan memesankan nasi dengan datang ke warung-warung hanya untuk memberikan sajian buka puasa bersama di masjid kampus. Fenomena ini menjadi hal biasa bagi kami, toh banyak pula di masjid-masjid lainnya yang melakukan hal yang sama. 

Yang menjadi pembedanya adalah ketika sebuah pelayanan itu disuguhkan dengan penuh cinta. Bukan hanya sekadar memberi makan kepada yang berpuasa saja, akan tetapi rasa cinta itulah yang terpupuk disetiap bungkus nasi. Ketika kita datang, mengambil minuman, lalu duduk, orang-orang itulah yang berkunjung ke setiap kumpulan orang sekitar lima orang untuk memberikan beberapa bungkus nasi. Sedangkan tidak sedikit pula orang yang mengikuti buko bareng, kegiatan dari Lembaga Dakwah Kampus kami itu. Jika dikuantitaskan mungkin bisa mencapai satu berbanding 30 orang. Dalam artian, satu orang harus melayani 30 orang dalam setiap harinya. Mungkin inilah arti dari sebuah kebersamaan dan kontribusi tanpa pamrih yang harus terus ada di kampus di luar dari bulan Ramadhan ini. Tumbuh disaat hanya kebaikanlah yang menjadi tujuan akhir dari usaha untuk menjadi penerus bangsa yang lebih baik ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MITI: Teknologi & Produktifitas Bangsa

Dr. Warsito (Ketua MITI Indonesia) National Leadership Camp 2012 Jakarta Dr. Warsito adalah pria kelahiran Solo yang menamatkan pendidikan S1 dan S2 di Shizuka University. Beliau menamatkan pendidikannya tersebut dengan predikat cumlaude IPK 4. Selain itu, beliau merupakan ketua Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia (MITI). Ia memaparkan tentang segala sumber daya alam yang ada di Indonesia. Pertama dari gas alam, dengan jumlah kapasitas sekitar 135 Triliun dan itu belum termasuk gas yang tersembunyi di batu bara. Minyak bumi yang sudah hampir dipastikan habis. Selain itu, Indonesia merupakan Negara dengan panas bumu terbesar di dunia. Penghasil kakau dan timah no.2 di dunia, nikel dan bauksit. Akan tetapi, hal yang perlu disayangkan adalah dari kesemuanya itu tidak ada yang diproses sendiri. Itulah mengapa Indonesia menjadi Negara dengan kemampuan tinggi untuk mendatangkan Negara asing. Hal itu memang sudah jelas dengan adanya Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah dib um...

Biodiversity, Tak Pandang bulu

Menjadi kampus teknik tidak terlepas dari pembaharuan-pembaharuan teknologi yang dihasilkan. Orientasi untuk terciptanya teknologi ramah lingkungan pun sudah digagas ITS. Seperti halnya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang beberapa hari lalu diresmikan. Hal itu membuat kesan keteknikannya bernilai positif bagi lingkungan dan biodiversitasnya.

Peran Media dalam Pembentukan Kepemimpinan Muda

Ir. Tifatul Sembiring (Menteri Kominfo RI) National Leadership Camp 2012 Jakarta Betapa pentingnya suatu skill itu dimiliki oleh seorang pemimpin. Bagaimana tidak, seseorang yang mempunya visi dan misi kemudian tidak disampaikan kepada anggotanya? Hal itu hanya akan menghasilkan suatu ketidak efektifan saja.   “ Pemimpin di Indonesia memiliki kemampuan komunikasi kurang bagus,” ucap Ir Tifatul Sembiring, Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) itu.   Oleh karenanya inilah yang harus dimiliki seorang leader : a.       Moral b.       Visi c.        Kompetensi d.       Komunikasi.